Elat (Bombay), Evav Terkini.com
SMK Kasih Sta Theresia Kei Besar Kabupaten Maluku Tenggara merupakan satu-satunya Sekolah kejuruan di Maluku yang tahun ini mendapat bantuan langsung dari Direktorat SMK Republik Indonesia, bantuan tersebut berupa pembangunan ruang belajar dan ruang laboratorium untuk siswa-siswi.
Proses ini dimulai dari tahap revitalisasi, dengan mendatangkan tim perencanaan dari Direktorat SMK. Dilanjutkan dengan tahap pelaksana pembangunan didampingi oleh Pangdam XVI Pattimura Ambon.
” Berdasarkan MOu (kerja sama) antara TNI dan Direktorat SMK untuk melaksanakan swakelola tipe dua, yakni melaksanakan pembangunan SMK. Jadi ada dua, di Maluku SMK Kasih Theresia di Maluku Tenggara Kecamatan Kei Besar Desa Bombay dan satu lagi SMK di Kao Maluku Utara, ” demikian disampaikan Mayor CKI Fatorahman dari Pangdam XVI Pattimura Ambon, di Bombay Jumat (8/5/2026)
Menurutnya, secara teknis bangunan Gedung SMK yang sudah ada tetapi tidak layak direhab. Bagi SMK Kasih Theresia Kei Besar belum memiliki gedung sehingga perlu mendapat perhatian dari aspek pengadaan bangunan gedungnya.
” Gedung SMK yang sudah ada tetapi tidak layak, direhab. Bagi SMK Kasih Theresia Kei Besar bangunannya belum ada, jadi kita dorong agar dilaksanakan pembangunan gedungnya, Sebutnya menambahkan
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah Agrapina Sangur, S. Tr. Par mengatakan, sejak tahun 2021 sekolah SMK Kasih Theresia mulai beroperasi namun belum memiliki gedung sendiri, selama 6 tahun proses belajar mengajar dilaksanakan dengan sistem pinjam pakai bangunan, awalnya di SD Naskat Bombay, kemudian sekarang di gedung SMP 7 Kei Besar di Bombay setelah mendapat izin dari Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara.
” Kendala utama yang dihadapi sarana dan prasarana kami, kegiatan operasional pembelajaran memang tidak maksimal karena jam belajar siswa pada siang hari sehingga standar belajar tingkat SMK tidak maksimal, ” keluh Kepala Sekolah
Ia menambahkan dampak dari keterbatasan sarana dan prasarana gedung juga turut mempengaruhi daya tarik calon siswa yang hendak mau belajar di SMK Kasih Theresia.
” Ketersediaan gedung juga merupakan salah satu kendala yang kami hadapi untuk menarik minat siswa, namun kami cukup percaya dengan progres yang ada, pada tahun pelajaran yang baru kalau sudah punya rumah sendiri (gedung sendiri) pasti semakin banyak siswa yang berminat untuk dibina di SMK Kasih Theresia, ” yakinnya
Hingga ditahun 2026 jumlah siswa sebanyak 86 Orang, dan ditargetkan pada tahun pelajaran yang baru nanti bertambah sebanyak 50 siswa yang akan dibagi pada 2 jurusan yang ada.
Di tempat yang sama Pj Kepala Ohoi Bombay Xaverius Jeujanan juga sebagai Ketua Komite Sekolah mengatakan, sejak awal terbentuknya sekolah dimaksud, banyak kendala yang pihaknya hadapi, namun perlahan tapi pasti, kendala yang dihadapi mulai teratasi.
” Sejak awal secara bersama-sama memperjuangkan kehadiran sekolah ini, cukup kendala, puji Tuhan hari ini komitmen dan nilai dari perjuangan kita itu bisa terwujud dan terlaksana, semoga proses pembangunan berjalan lancar tanpa ada kendala, ” harapnya menutup. (tarsytemorubun)
