Elat (Waur), Evav Terkini.com
Umat Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Waur saat ini tengah sibuk dengan berbagai kegiatan, sebagai persiapan menyongsong pelaksanaan 25 tahun hidup membiara yang mulia Mgr Seno Ngutra dan dua Imam lain yakni Pastor RD Agus Arbol dan Alm. Pastor RD Yan Oratmangun.
” Kegiatan pembangunan dan persiapan lokasi syukuran tahbisan imamat dua puluh lima tahun pesta perak yang mulia Bapak Uskup Seno Ngutra dan juga dua rekan lainnya yaitu Pastor Agus Arbol dan Almarhum Pastor Yan Oratmangun, yang direncanakan dilaksanakan puncaknya tanggal enam Oktober dua ribu dua puluh enam, ” ujar Bapak Theo Kaanubun, salah satu anggota panitia perayaan dimaksud, Rabu 6/5/2026.
Kata Kaanubun, kegiatan persiapan dimaksud sudah berlangsung selama 4 bulan, masih mencakup penyiapan lahan berupa proses penimbunan lokasi acara serta pembuatan talud penahan tanah.
” Persiapan dimulai dari bulan Januari sampai sekarang yakni proses penimbunan dan pembuatan talud penahan tanah di lokasi acara, ” sebutnya
Ia menambahkan, kegiatan persiapan juga melibatkan 3 Stasi yang lain yang ada dalam lingkup Umat Stasi Ohoi Wang, Ohoi Ngefuit Atas dan Stasi Ohoiel.
” Kegiatan persiapan selain Umat Stasi Waur, kegiatan juga melibatkan seluruh umat di Paroki Hati Kudus Yesus Waur, yaitu, Umat Stasi Ohoiwang, Stasi Ngefuit Atas, dan umat Stasi Ohoiel, ” rincinya
Kebutuhan bahan di lokasi, kata Bapak Theo, pengadaan bahan menjadi tanggung jawab Panitia Pelaksana Acara tingkat Wilayah Kevikepan Kei Besar, sedangkan dibutuhkan tenaga dari umat untuk melaksanakan berbagai persiapan di lokasi acara.
” Yang dibutuhkan hanya tenaga sedangkan kontribusi kebutuhan matrial disiapkan oleh Panitia Wilayah yang dikoordinir oleh Pastor Yopi Sorluri selaku Vikaris Kevikepan Kei Besar juga ketua Panitia Pa Fredi Kaanubun Anggota DPRD Maluku Tenggara, ” cetusnya.
Kendala yang dihadapi, menurut Kaanubun, pada umumnya tidak ada kendala yang berarti, kecuali ketika hujan tentu sangat terganggu pada saat pemindahan tanah ke lokasi penimbunan karena tanah yang becek.
” Kalau hujan umat tidak bisa kerja juga alat eksafator tidak bisa bekerja dan itu kendalanya, ” ungkapnya
Ia menambahkan, progres pekerjaan hingga memasuki bulan ke 4 ini, hasil perkembangan pekerjaan sudah mencapai 40%.
” Perkembangan pekerjaan sekarang sudah masuk pada tahap empat puluh persen, sedangkan penimbunan diperkirakan membutuhkan selama satu atau dua hari selesai, ” ungkapnya penuh optimis. (tarsytemorubun)
