Tual—- Evav-Terkini.com
Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda, Wakapolres Tual Kompol Roni F. Manawan, S. Sos., M.H., di dampingi Kasat Binmas Polres Tual Iptu Korneles Waas Melaksanakan Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK) di Sekolah SMK Kesehatan Romel Tual. Senin (26/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut , Wakapolres mengajak seluruh siswa untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, Bulling dan minuman keras yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Beliau mengingatkan bahwa sepanjang tahun 2026, Polres Tual telah mengungkap beberapa kasus penyalahgunaan narkotika di Kota Tual.
Data tersebut menjadi pengingat bahwa bahaya narkoba dapat mengancam siapa saja, termasuk kalangan pelajar.
Wakapolres Tual berpesan agar para siswa senantiasa memilih lingkungan pertemanan yang positif, mengisi masa muda dengan kegiatan bermanfaat seperti belajar, berolahraga, berkarya, dan meraih prestasi.dan hindari bullying serta kegiatan negatif.
Wakapolres juga mengajak para pelajar untuk berani mengatakan tidak terhadap ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba maupun minuman keras, dan bullying serta tidak ragu melaporkan kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba.
“Menjadi keren bukan berarti berani mencoba hal yang berbahaya. Menjadi keren adalah berani mengatakan tidak terhadap sesuatu yang salah. Masa depan kalian terlalu berharga untuk ditukar dengan kesenangan sesaat. Jadilah generasi yang berani bermimpi, berani berprestasi, dan berani menolak narkoba,” pesan wakpolres kepada para siswa.
Melalui sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif serta mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.
“Polisi Bersama Masyarakat, Polres Tual mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersama-sama melindungi generasi muda dari bahaya narkoba dan minuman keras, sekaligus mendorong para pelajar agar terus belajar, berprestasi, dan menjadi kebanggaan keluarga, sekolah, serta bangsa Indonesia,” tutupnya.
