TUAL– Evav-Terkini.com
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Tual, Kolonel Laut (P) Andik Putro Wibowo, S.Sos., CTMP., CHRMP., M.A.P., memimpin secara langsung Upacara Bendera 17-an yang diikuti oleh seluruh jajaran prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lanal Tual, bertempat di Lapangan Mako Lanal Tual, Jalan Masrum, Kecamatan Pulau Dullah Selatan, Kota Tual, Maluku pada hari Rabu, 17 Juni 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Danlanal Tual membacakan amanat Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) yang menekankan bahwa Upacara 17-an bukan sekadar kegiatan rutin bulanan. Upacara ini merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali jati diri sebagai prajurit Sapta Marga dan insan TNI Angkatan Laut yang mengabdi demi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menyikapi perkembangan global melalui amanat Pangkoarmada RI yang dibacakannya, Danlanal menyampaikan bahwa saat ini dunia sedang berada dalam situasi yang tidak mudah. Konflik di Timur Tengah telah menunjukkan bahwa perang modern tidak lagi berdiri sendiri sebagai konflik antarnegara. Konflik tersebut membawa dampak luas terhadap stabilitas kawasan, jalur perdagangan internasional, hingga perang informasi yang menyebar sangat cepat melalui ruang digital. 
Menghadapi tantangan tersebut, ditegaskan bahwa TNI Angkatan Laut memiliki tanggung jawab strategis dalam menyelenggarakan operasi pertahanan dan keamanan matra laut sesuai dengan kebijakan pimpinan TNI.
“Tugas kita adalah memastikan laut Indonesia tetap aman, kedaulatan tetap tegak, hukum tetap hadir, dan setiap jengkal perairian yurisdiksi nasional tidak menjadi ruang kosong bagi pelanggaran, penyelundupan, infiltrasi, eksploitasi ilegal, atau ancaman terhadap kepentingan nasional,” tegas Danlanal Tual meneruskan amanat tertulis Pangkoarmada RI.
Upacara bendera berjalan dengan khidmat dan tertib, serta ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan tugas pokok pertahanan laut di wilayah yurisdiksi nasional.
(Penlanaltual)
#tni
#tnial
#lanaltual
#tual
