Elat, Evav Terkini.com
Harga minyak Tanah (mitan) di Kota Elat Kei Besar Kabupaten Maluku Tenggara saat ini mengalami kenaikan drastis. Di tingkat pengecer, mitan dijual hingga menembus Rp 70.000 per jirigen 5 liter, sedangkan dijual enceran dipatok Rp 15.000 per liter. Harga ini jauh melampaui harga yang berlaku ditingkat pengencer lainnya di dalam kota Elat yakni Rp 8.000 per liter sedangkan di kampung-kampung sekitar dijual Rp 12.000 per liter. Kondisi ini diperparah lagi adanya kelangkaan mitan di seputaran Elat
Kenaikan harga tersebut memicu keluhan warga, salah satu warga setempat yang menolak namanya dipublikasikan, dengan spontan mengatakan, kenaikan harga minyak tanah seperti ini sama sekali tidak wajar, apa lagi saat ini kondisi ekonomi masyarakat sangat susah, perputaran uang lambat.
” Minyak tanah kalau su naik harga begitu, su terlalu, biking susah masyarakat saja, ini su tidak wajar lai, sekarang perputaran uang seng bagus, jadi kalau su begitu cilaka sudah itu, ” sebutnya dengan nada kecewa saat ditemui media ini Rabu (19/8/2026)
Warga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait tidak hanya menunggu laporan, tetapi harus turun langsung ke lapangan untuk mengecek kebenaran harga di pangkalan-pangkalan resmi dan para pengencer
“Kami minta pihak terkait turun langsung memeriksa pangkalan-pangkalan yang menerima pasokan dari Pertamina, supaya masyarakat bisa terlayani dengan harga yang wajar. Minyak tanah ini kebutuhan sehari-hari,” ujar warga lainnya.
Kenaikan harga minyak tanah ini sangat berdampak pada masyarakat terutama bagi rumah tangga yang masih bergantung pada mitan untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
Warga berharap instansi terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Pertamina, serta aparat penegak hukum segera turun lapangan untuk meninjau, menertibkan distribusi, dan mencari solusi agar harga mitan kembali normal dan tidak memberatkan masyarakat.
(tarsy temorubun)
