Elat (Wearmav) Evav Terkini.com
Pada umumnya masyarakat Ohoi (Desa) Wearmav Kecamatan Kei Besar Kabupaten Maluku Tenggara bermata pencaharian sebagai nelayan, dengan dasar pertimbangan itu, Bumo setempat melihat hal ini sebagai potensi Ohoi yang perlu didukung Pemerintah Ohoi setempat. Sehingga melalui dana desa Ohoi Wearmav tahun 2025, mengalokasikan dana sebesar Rp 135 juta, hal ini disampaikan Ketua Bumo Wearmav Isro Rahawarin di kediamannya Rabu (11/2-1015)
” Karena di kampung ini rata-rata orang mencari di laut, jadi kami (BUMO) liat potensi untuk kita usahakan agar masyarakat yang punya penghasilan di laut ini bisa berhasil baik,” cetus Isro
Ia menambahkan, dalam proses pengadaan bagan tersebut dikerjakan melalui 2 tahap pencairan dana desa untuk kegiatan BUMO, yakni pencairan tahap pertama sebesar Rp 90 juta dan sisa sebesar Rp 65 juta pada pencarian tahap 2.
” Dana untuk BUMO itu dua kali cair, cair pertama sembilan puluh juta lalu cair kedua enam puluh lima juta, jadi kerja selama delapan bulan baru selesai, ” terangnya
Kini bagan yang berukuran 15 x 13 meter itu suda beroperasi sebanyak 3 kali dengan hasil cukup menggembirakan, sat ini semntara berlabuh di darat karena dipengaruhi oleh cuaca alam yang tidak bersahabat.
Reporter tarsytemorubun
Elat (Wearmav) Evav Terkini.com
Pada umumnya masyarakat Ohoi (Desa) Wearmav Kecamatan Kei Besar Kabupaten Maluku Tenggara bermata pencaharian sebagai nelayan, dengan dasar pertimbangan itu, BUMO setempat melihat hal ini sebagai potensi Ohoi yang perlu didukung Pemerintah Ohoi setempat, olehnya itu melalui dana desa Ohoi Wearmav tahun 2025, Pemerintah Ohoi mengalokasikan dana sebesar Rp 155 juta, hal ini disampaikan Ketua BUMO Wearmav Isro Rahawarin di kediamannya Rabu (11/2-2026)
” Karena di kampung ini rata-rata orang mencari di laut, jadi kami (BUMO) liat potensi untuk kita usahakan agar masyarakat yang punya penghasilan di laut ini bisa berhasil baik,” cetus Isro
Ia menambahkan, dalam proses pengadaan bagan tersebut dikerjakan melalui 2 tahap pencairan dana desa untuk kegiatan BUMO, yakni pencairan tahap pertama sebesar Rp 90 juta dan sisa sebesar Rp 65 juta pada pencarian tahap 2.
” Dana untuk BUMO itu dua kali cair, cair pertama sembilan puluh juta lalu cair kedua enam puluh lima juta, jadi kerja selama delapan bulan baru selesai, ” terangnya
Kini bagan yang berukuran 15 x 13 meter itu suda beroperasi sebanyak 3 kali dengan hasil cukup menggembirakan, sat ini semntara berlabuh di darat karena dipengaruhi oleh cuaca alam yang tidak bersahabat.
Reporter tarsytemorubun
