Elat (Bombay), Evav Terkini.com
Di mna pun setiap orang berada, cerita kebutuhan air tidak pernah habis, hal serupa dialami Kelompok Tani Bake dan Kelompok Tani Bukit Indah Bombay.
Air merupakan kebutuhan krusial kedua kelompok tani tersebut, untuk dapat melayani pengairan irigasi guna pengembangan usaha budidaya tanaman-tanaman mereka.
Pj. Kepala Ohoi Bombay Xaverius Jeujanan berinsiatif menata mata air Toran G’hes yang kebetulan letaknya tidak jauh dari lahan – lahan pertanian kedua kelompok tersebut.
Sebagai langkah awal, ia dengan swadaya sendiri bersama dua orang tukang memulai dengan pembuatan brongkap di mata air, tujuannya untuk menampung air.
” Langkah awal sekarang kita buat brongkap di mata air untuk tampung air, pakai anggaran pribadi saya. Yah berharap. untuk mendapat perhatian dan dukungan dana dari berbagai pihak terutama Kementerian pertanian untuk layani irigasi dua kelompok tani yang ada di situ, intinya kita harus memulai dulu, ” ujar Pj Xaverius
Ia menambahkan, selain irigasi untuk kegiatan kelompok tani, tujuan pengadaan air tersebut juga untuk melayani kebutuhan umat di beberapa fasilitas di lokasi taman ziarah Goa Maria di Werin Ko Laai Bukit Indah, yakni di Pastoran dan bangunan aula yang ada.
” Air itu juga nanti melayani kebutuhan umat di lokasi taman ziarah di atas (Goa Maria Bukit Indah, ” sebutnya
Menurut Pj Xaverius, jarak dari titik mata air ke dua lokasi lahan pertanian dimaksud masing-masing, misalnya, dari mata air ke lahan kelompok tani Bake kurang lebih 1 kilo meter dan ke lokasi kelompok tani Bukit Indah berjarak 350 meter, sementara ke lokasi taman ziarah Goa Maria 300 meter.
” Lokasi air tidak jauh, ke kelompok tani Bake sekitar satu kilo meter, ke kelompok tani Bukit Indah tiga ratus lima puluh meter sedangkan di lokasi Goa Maria tiga ratus meter, ” rincinya
” Dua kelompok tani dari Bombay ini sudah terdaftar di Kementerian Pertanian Republik Indonesia, jadi kami harap kedepan Pemerintah pusat dapat melihat dan membantu, sekaligus bisa menjawab kesulitan-kesulitan ini, sehingga para kelompok tani mereka lebih giat lagi bekerja, ” harapnya menambahkan
Sebelum pekerjaan pembuatan brongkap, diawali dengan ritual adat dari warga setempat dan dilanjutkan pemberkatan mata air oleh Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Bombay RP Anselmus Amo MSC.
(tarsytemorubun)
