Kebut (Yamtimur), Evav Terkini.com
Gedung Gereja Santo Kornelius Stasi Yamtimur Paroki Santo Petrus dan Paulus Hollat Kecamatan Kei Besar Utara Timur (Kebut) Kabupaten Maluku Tenggara, proses pembangunannya dimulai sejak Bulan Juni 2019, dan telah ditutup atapnya pada tanggal 29 Desember 2025.
Proses tutup atap tanggal 29 Desember tahun 2025 tersebut menandakan bahwa proses pembangunannya membutuhkan waktu selama 6 Tahun 6 bulan yakni terhitung mulai peletakan batu pertama pada bulan Juni 2019.
Proses pekerjaan pembangunan gedung gereja Santo Kornelius Stasi Yamtimur tentu melibatkan warga baik yang berdomisili di Yamtimur maupun warga masyarakat asal Yamtimur yang berdomisili di luar daerah.
Walaupun dibatasi dengan berbagai keterbatasan yg ada namun terdorong rasa rindu untuk memiliki sebuah gedung gereja yang megah sebagai tempat ibadah yang layak, sehingga wargapun berkomitmen untuk secepatnya menyelesaikan gedung gereja tersebut, sebagai mana sambutan yang disampaikan ketua panitia tutup atap gedung gereja Santo Kornelius Stasi Yamtimur, Sesarius Kabrahanubun, SH.
” Keinginan warga/ Stasi Yamtimur agar memiliki gedung gereja yang layak dan megah, ” ungkap Kabrahanubun dalam sambutannya
Ia menambahkan, terdorong keinginan warga dimaksud maka pada tahun 2019 terbentuklah panitia pembangunan gedung gereja Santo Kornelius Stasi Yamtimur dengan ketua Bapak Sergius Temorubun, panitia pun mulai bekerja dengan modal awal dari iruan panitia Rp 3.000.000
Berkat dukungan swadaya warga berupa dukungan tenaga dan kontribusi modal dari warga yang berdomisili di luar daerah seperti warga Yamtimur di Timika dan di daerah lain serta pemerintah daerah juga turut memberikan efek mempercepat pembangunan sampai pada tahap tutup atap gedung Gereja tersebut.
Dalam laporan Panitia pembangunan gedung gereja pada hari Jumat tanggal 2 Januari 2026, sampai pada tahap tutup atap gedung gereja telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 1.445.389.000 jumlah tersebut belum termasuk kontribusi warga dalam bentuk bahan seperti bahan semen dan bahan lain.
Umat dan masyarakat Stasi Yamtimur juga merencana pada tahun 2029, gedung gereja tersebut sudah diresmikan penggunaannya (ditahbiskan). Reporter tarsytemorubun)
