Malra. EvavTerkini.com
Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan kualitas pembangunan sektor pendidikan. Pada Selasa (18/11/2025), tim dinas melakukan monitoring lapangan terhadap progres pekerjaan fisik tahun anggaran 2025 sekaligus menyusun persiapan program prioritas untuk tahun 2026.
Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Maluku Tenggara ( Malra ), Bin Raudha Arif Hanoeboen, S.E., M.E.
Monitoring dilakukan pada sejumlah titik pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan, termasuk ruang kelas, sarana pendukung pembelajaran, hingga fasilitas sanitasi sekolah.
Dinas Pendidikan menekankan bahwa setiap pekerjaan fisik harus mengutamakan mutu, ketepatan waktu, dan prinsip akuntabilitas anggaran. Kehadiran langsung Plt. Kadis di lapangan menjadi bukti kuat bahwa pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi ingin melihat secara nyata progres dan kualitas hasil pekerjaan.
Plt. Kadis Pendidikan Malra, Bin Raudha Arif Hanoeboen menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan tidak boleh dikerjakan asal-asalan.
“Kami turun langsung untuk memastikan bahwa setiap pekerjaan fisik benar-benar sesuai spesifikasi. Fasilitas pendidikan yang baik adalah fondasi bagi kenyamanan dan kualitas belajar siswa. Tidak boleh ada kompromi terhadap mutu,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa monitoring ini bukan hanya evaluasi, tetapi juga bagian dari perencanaan menyeluruh untuk kebutuhan pendidikan tahun depan.
“Tahun 2026 kami ingin fokus pada pemerataan fasilitas, peningkatan kualitas layanan pendidikan, serta penguatan program literasi. Karena itu, turun ke lapangan hari ini sangat penting agar setiap perencanaan nanti berbasis pada kebutuhan nyata di sekolah,” ujarnya.
Tim Dinas Pendidikan juga bertemu langsung dengan pihak sekolah dan penyedia jasa untuk mendapatkan gambaran lengkap terkait hambatan teknis di lapangan, seperti ketersediaan material, cuaca, hingga distribusi logistik. Pendekatan langsung ini membuat proses evaluasi lebih objektif dan responsif.
Selain memantau pekerjaan fisik, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memetakan prioritas pembangunan pendidikan tahun 2026, mulai dari peningkatan sarana prasarana, penguatan mutu guru, hingga program berbasis digital dan literasi.
Dengan langkah proaktif ini, Dinas Pendidikan Maluku Tenggara memastikan bahwa pembangunan sektor pendidikan berjalan tepat arah, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi seluruh peserta didik di kabupaten tersebut.
