TUAL, EvavTerkini.com
Kapolres Tual AKBP Adrian S.Y. Tuuk, S.I.K., M.H., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin Salawaku 2025” dalam rangka pengamanan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), yang digelar di wilayah hukum Polres Tual, Kamis (18/12/2025).
Apel gelar pasukan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel gabungan dan sarana prasarana pendukung pengamanan Nataru, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Tual.
Dalam amanatnya, Kapolres Tual membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia yang menekankan bahwa Apel Gelar Pasukan merupakan wujud kesiapsiagaan seluruh unsur terkait dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan Operasi Lilin Salawaku 2025, sehingga seluruh rangkaian pelayanan pengamanan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan optimal,” ujar AKBP Adrian Tuuk.
Kapolres Tual menjelaskan, perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda nasional tahunan yang selalu berdampak pada meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat 7,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, berdasarkan informasi BMKG, terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi yang beriringan dengan puncak musim hujan pada periode November 2025 hingga Februari 2026, sehingga meningkatkan risiko bencana alam, termasuk di wilayah Kota Tual.
“Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi. Pelayanan Nataru tahun ini harus dilaksanakan secara ekstra, baik dari aspek pengamanan, pelayanan, maupun respons cepat terhadap berbagai potensi gangguan,” tegasnya.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan tersebut, Polres Tual bersama stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Lilin Salawaku 2025 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Operasi ini melibatkan sebanyak 183 personel gabungan, terdiri dari personel Polri, TNI, serta dukungan dari instansi terkait lainnya, dengan penambahan personel pada malam Natal dan puncak pergantian Tahun Baru 2026.
Dalam mendukung pelaksanaan operasi, Polres Tual menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan, yakni 5 Pos Pengamanan, 2 Pos Pelayanan, dan 1 Pos Terpadu, yang tersebar di beberapa titik strategis, antara lain Pantai Kiom, Gereja Sion, UN Wartel, Pom Bensin BTN, Desa Fiditan, Tayando, Pulau Kur, serta Pos Terpadu Pelabuhan Yos Sudarso Kota Tual.
Kapolres Tual juga menekankan pentingnya pengamanan ibadah Natal agar berlangsung aman dan khidmat, termasuk dengan melakukan sterilisasi lokasi ibadah serta melibatkan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan sebagai wujud toleransi antarumat beragama.
Selain itu, langkah antisipasi terhadap ancaman terorisme, kejahatan konvensional, kepadatan lalu lintas, hingga potensi bencana alam juga menjadi fokus utama dalam Operasi Lilin Salawaku 2025.
Menutup amanatnya. Kapolres Tual menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel gabungan dari unsur TNI-Polri, instansi pemerintah, mitra kamtibmas, serta seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung kelancaran Operasi Lilin Salawaku 2025.
“Keberhasilan pengamanan Nataru adalah tanggung jawab kita bersama. Terus tingkatkan soliditas dan sinergitas, jaga kesehatan, dan niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ladang ibadah,” pesan Kapolres.
Ia pun mengakhiri amanat dengan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, seraya berharap seluruh rangkaian perayaan dapat berjalan aman, damai, dan kondusif.
“‘Buyung””
