Tual- EvavTerkini.com
Malam pembukaan Evav Dance Community (EDC) Seni dan Creative Anak Muda 2025 menjadi semakin meriah dengan penampilan khusus Fashion Show Anak dari Tanah Putih dan Pattimura Street, yang menghadirkan kreativitas dan keceriaan generasi muda Kota Tual. Acara berlangsung di ruas Jalan Balai Kota Tual, Sabtu (22/11/2025), dan disaksikan ratusan penonton termasuk turis mancanegara.
Dalam segmen fashion show tersebut, dua peserta cilik yang paling mencuri perhatian adalah Nazla Almadihij Nuhuyanan dan Zea Djumasing. Keduanya tampil percaya diri di tengah sorakan penonton.
Nazla tampil memukau dengan gaun biru tua (navy) yang dipadukan dengan kaus lengan pendek dan sepatu berwarna terang. Sementara Zea mengenakan kaus putih dengan rok biru muda yang dilengkapi kain tulle, membuatnya tampak cerah dan menonjol di atas panggung. Gerakan lincah dan pose ceria keduanya membuat penonton bersorak dan merekam penampilan mereka.
Tak hanya orang lokal, beberapa turis mancanegara ikut mengabadikan momen ketika kedua bocah itu melenggang di catwalk jalan raya. Sorakan “Dong dua main habiss” dari penonton turut menggambarkan antusiasme warga yang menikmati penampilan mereka.
Selain unsur modern, panitia juga memasukkan sentuhan budaya Evav melalui warna dan motif pada beberapa kostum, membuat fashion show ini tetap dekat dengan identitas budaya Kei.
Wakil Ketua EDC, Norjen Jeco Notanubun, menyampaikan apresiasi kepada anak-anak Tanah Putih dan Pattimura Street yang terlibat dalam penampilan tersebut. Menurutnya, kehadiran fashion show anak ini menjadi salah satu segmen paling berwarna pada malam pembukaan.
MC acara, Widiastuty Tamher bersama Goli Jaftoran, berhasil membangun suasana meriah sepanjang penampilan. Sementara Ketua Evav Dance Community (EDC), Christovol Boritnaban, S.H memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar.
Fashion show anak ini menjadi bagian dari pembukaan EDC 2025 yang mengusung tema:
“Menyalurkan Bakat, Merangkul Generasi Menuju Kota Tual yang Maryadat.”
Dengan keberanian dan kreativitas yang ditampilkan, Nazla Almadihij, Zea Djumasing, serta seluruh peserta cilik lainnya berhasil membawa pesan positif: generasi muda Kota Tual siap tampil, percaya diri, dan terus berkarya dalam ruang seni yang lebih luas.
EDC 2025 pun menjadi panggung penting bagi pembinaan seni dan ekspresi anak-anak, sekaligus bukti bahwa kreativitas generasi Evav terus bergerak dan semakin mendunia.
FR””*
