Elat (Fangamas), Evav Terkini.com
Badan Usaha Milik Ohoi (BUMO) Fangamas Kecamatan Kei Besar Kabupaten Maluku Tenggara, telah membangun 1 unit pasar tradisional di ohoi yang berpenduduk 130 jiwa itu.
Warga setempat kemudian memanfaatkan keberadaan pasar tradisional tersebut sebagai tempat penjualan hasil pertanian mereka.
Ibu Nursehat Rahayaan (36) kepada media ini mengaku kalau keberadaan pasar lokal yang sudah dibangun BUMO Fangamas selama ini, sangat membantu warga setempat untuk dapat menjual hasil produksi tanaman holtikultura (sayur-sayuran)
” Pasar ini BUMO (Fangamas) yang bangun, jadi Katong (kita) bisa jual Katong pu hasil sayur yang Katong tanam, ” sebut Ibu Nursehat ditengah-tengah kesibukan mengatur dagangannya Sabtu (14/11-2025)
Ia mengaku, dari hasil jualannya di pasar tersebut cukup menambah penghasilan ekonomi warga.
” Yah hasilnya (jualan) memuaskan, karena orang yang datang belanja dari Waur, Ohoiel, Ngefuit, Ohoiwang ada juga dari Elat, apa lagi kalau ada acara, banyak yang datang belanja, ” ujar penuh bangga
Ia menambahkan, bukan hanya menyediakan pasar sebagai tempat jualan, BUMO Fangamas juga membantu memberikan pinjaman uang kepada warga untuk menyiapkan berbagai jenis bibit tanaman sayur, dan akan dikembalikan melalui penghasilan penjualan di pasar tersebut.
” Juga ambil (pinjam) uang dari BUMO untuk beli bibit, nanti dikembalikan (dibayar) setiap hari kah atau per bulan, tergantung kesepakatan dan hasil jualan, ” ujarnya menambahkan
Pasar tradisional tersebut terbagi atas 12 meja, dan ketika dipergunakan maka dikenakan pembayaran karcis sebesar Rp 2.000 perhari.
pewarta: t@rsytemorubun
