LANGGUR—. Evav-Terkini.com
Bupati Maluku Tenggara, Drs. H. Muhammad Thaher Hanubun, menegaskan kebijakan baru: setiap satuan pendidikan di wilayah Maluku Tenggara wajib memiliki meja tenis meja yang layak dan berkualitas, bukan barang murahan yang mudah rusak.
“Ini perintah, bukan imbauan. Mulai hari ini, Ibu Kadis Pendidikan harus segera rencanakan. SD, SMP, hingga SMA minimal memiliki satu meja tenis meja. Mejanya harus yang bagus dan layak, jangan dibeli yang murah namun kualitasnya rendah,” tegas Bupati Thaher saat membuka kegiatan Go To School sekaligus Kejuaraan Bupati Cup Tenis Meja 2026 di Gedung Serbaguna Larvul Ngabal, Rabu (22/10/2026).
Mantan guru olahraga ini menekankan bahwa kecintaan terhadap cabang olahraga apa pun sangat bergantung pada pembinaan yang dilakukan sejak usia dini.
“Kita terapkan program Go to School, pembinaan dimulai dari jenjang paling bawah. Mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Mudah-mudahan ke depannya Maluku Tenggara dan Kota Tual mampu melahirkan atlet berprestasi hingga ke tingkat nasional,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan pentingnya prinsip keadilan dalam seleksi atlet. Ia meminta agar proses pemilihan atlet yang akan mewakili daerah ke tingkat provinsi dilakukan secara objektif dan transparan.
“Selama ini masih ada yang kurang tepat. Pemilihan pemain kerap didasari kedekatan keluarga. Ingat, olahraga itu menjunjung tinggi fair play. Siapa yang benar-benar berprestasi dan menjadi juara di Malra, dialah yang berhak mewakili provinsi,” tandasnya.
Tidak hanya di lingkungan sekolah, Bupati juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk menyediakan meja pingpong di kantor masing-masing. Langkah ini diikuti rencana penyelenggaraan kejuaraan tenis meja antar dinas, unsur Forkopimda, dan instansi vertikal di lingkungan Maluku Tenggara.
Buyung**
