Elat (Werka), Evav Terkini.com
Kendati saat ini terjadi adanya pengurangan nilai alokasi anggaran dana setiap desa/ Ohoi namun bagi Pemerintah Ohoi (Pemo) Werka Kecamatan Kei Besar Kabupaten Maluku Tenggara, memiliki komitmen untuk tetap memberikan perhatian berupa membuat kebijakan untuk warganya agar tetap memperoleh bantuan di luar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam bentuk BLT.
” pemerintah Ohoi tetap menaruh perhatian kepada warga seperti pemberian BLT yang jumlahnya masih banyak, walaupun jumlahnya ada penambahan, mau dan tidak mau buat kebijakan supaya mereka juga menikmati uang itu walaupun sedikit, kebijakan tersebut juga disepakati bersama oleh warga sendiri, supaya tetap tinggal di kampung untuk membangun ohoi, ” ujar Kepo Werka Abraham Renurth saat pembagian BLT di Kantor Ohoi setempat Sabtu (30 Mei 2026).
Kepo Renurth menambahkan, warganya juga memahami kondisi kekurangan dana desa (Ohoi) yang makin menurun, ia juga mengharapakan warganya tetap bekerja dan membangun ohoi tanpa berpikir tentang uang.
” Dengan adanya efesiensi anggaran, harap masyarakat Ohoi Werka jangan karena tidak ada uang lalu pergi merantau tinggalkan Ohoi, untuk mengantisipasi itu makanya kami buat kebijakan itu, ” sebutnya
Pada kesempatan yang sama Pemo Werka salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap 1 dan 2 kepada 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk durasi 6 bulan yakni bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2026, dengan total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 36 juta.
Selain dialokasikan untuk BLT, dari dana desa pencarian tersebut juga dialokasikan untuk membayar insentif kelembagaan dan BSO, rehab MCK di Kantor Ohoi dan perbaikan lampu jalan.
Turut hadir dalam acara tersebut Tim Evaluasi APBO Kecamatan Kelompok Ibu Frederika Rahaningmas, Abd. Rumra dan Juan Putnarubun, tokoh Adat, Tokoh Agama dan masyarakat setempat.
(tarsy temorubun)
